Posisi Tidur Terbaik Menurut Ahli: Mana yang Paling Sehat untuk Tubuh?

Dari posisi miring hingga telentang, ini posisi tidur yang baik untuk tulang belakang, pernapasan dan kualitas tidur secara keseluruhan.

Tidur sering dianggap sebagai aktivitas yang sederhana. Tinggal rebahan, tutup mata, selesai.

Padahal, cara kita tidur, termasuk posisi tubuh saat tidur, punya pengaruh besar terhadap kualitas istirahat dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mulai dari nyeri punggung, gangguan pernapasan, sampai kualitas tidur yang terasa “tidak benar-benar istirahat”, semuanya bisa dipengaruhi oleh satu hal yang sering kita abaikan. Yaitu posisi tidur.

POSISI TIDUR MIRING ADALAH YANG TERBAIK

Melansir dari gq.com, menurut banyak ahli tidur, posisi tidur miring terutama ke sisi kiri sering dianggap sebagai posisi paling ideal untuk kebanyakan orang. Alasannya cukup sederhana:

  • membantu menjaga posisi tulang belakang tetap netral
  • mengurangi tekanan pada punggung bawah
  • memperlancar pernapasan
  • bahkan bisa membantu mengurangi gejala asam lambung

Posisi ini juga sering direkomendasikan untuk orang yang mendengkur atau memiliki sleep apnea ringan, karena menjaga saluran napas tetap lebih terbuka.

POSISI TELENTANG: BAIK, TAPI TIDAK UNTUK SEMUA ORANG

Tidur telentang sebenarnya juga punya banyak manfaat. Dalam posisi ini:

  • tulang belakang bisa tetap sejajar secara alami
  • tekanan pada leher dan punggung lebih seimbang
  • wajah tidak tertekan (yang sering dikaitkan dengan penuaan kulit)

Namun, posisi ini tidak selalu cocok untuk semua orang.

Bagi sebagian orang, tidur telentang justru bisa memperparah dengkuran atau sleep apnea, karena lidah dan jaringan di tenggorokan bisa jatuh ke belakang dan menghambat saluran napas.

(BACA JUGA: Mengenal Sleep Hygiene Agar Tidurmu Lebih Berkualitas)

POSISI TENGKURAP SANGAT TIDAK DIREKOMENDASIKAN

Tidur tengkurap biasanya menjadi posisi yang paling tidak direkomendasikan oleh ahli. Kenapa? Karena:

  • memberi tekanan berlebih pada leher (harus menoleh ke satu sisi)
  • mengganggu alignment tulang belakang
  • bisa memicu nyeri punggung dan leher

Meskipun beberapa orang merasa posisi ini nyaman, dalam jangka panjang efeknya bisa kurang baik untuk tubuh.

TIDAK ADA POSISI SEMPURNA BAGI SEMUA ORANG

Yang menarik, para ahli juga menekankan bahwa tidak ada satu posisi tidur yang benar untuk semua orang. Kebutuhan setiap orang bisa berbeda, tergantung pada:

  • kondisi tubuh
  • riwayat kesehatan
  • kebiasaan tidur
  • bahkan jenis kasur dan bantal

Lebih penting lagi adalah memastikan tubuh tetap dalam posisi yang netral dan nyaman sepanjang malam.

HAL KECIL YANG BISA MEMBUAT PERBEDAAN BESAR

Selain posisi tidur, ada beberapa hal kecil yang sering luput tapi punya dampak besar:

  • penggunaan bantal yang mendukung leher
  • kasur yang sesuai dengan tubuh
  • dan kebiasaan tidur yang konsisten

Pada akhirnya, kualitas tidur bukan hanya tentang berapa lama kita tidur, tapi juga seberapa baik tubuh benar-benar bisa beristirahat.

Di tengah gaya hidup yang semakin sibuk, tidur sering jadi hal pertama yang dikorbankan. Padahal, mungkin yang perlu diperbaiki bukan hanya durasinya, tapi juga cara kita melakukannya.

Karena kadang, perubahan kecil seperti posisi tidur bisa membuat perbedaan yang jauh lebih besar dari yang kita kira.

(Annisa Larasati, foto: magnific.com/benzoix)

Share