Melalui film Voicemails for Isabelle, Nick Robinson balik ke genre rom-com, setelah fokus pada thriller dan fantasi.
Nama Nick Robinson mungkin masih identik dengan Love, Simon. Meski film tersebut dirilis hampir satu dekade lalu, banyak penonton masih mengingat Robinson sebagai salah satu wajah rom-com modern yang paling menjanjikan pada masanya.
Karena itu, ketika Robinson menghadiri fan screening film terbarunya, Voicemails for Isabelle, bersama Zoey Deutch di San Francisco pekan ini, perhatian penggemar tidak hanya tertuju pada filmnya.
Bagi banyak orang, momen tersebut juga terasa seperti kembalinya Robinson ke genre yang pernah membuat namanya dikenal luas. Menurut laporan Just Jared, keduanya tampil dalam acara khusus yang digelar untuk menyambut perilisan film tersebut.
Dalam Voicemails for Isabelle, Zoey Deutch memerankan Jill, seorang perempuan yang berusaha menghadapi kehilangan adiknya dengan meninggalkan pesan suara ke nomor lama sang adik.
Tanpa ia sadari, nomor tersebut kini dimiliki oleh Wes, seorang agen properti yang diperankan oleh Robinson. Dari situ, hubungan tak terduga antara dua orang asing mulai berkembang.
COMEBACK KE GENRE YANG MEMBESARKAN NAMANYA
Setelah kesuksesan Love, Simon dan Everything, Everything, banyak yang memprediksi Nick Robinson akan menjadi salah satu aktor rom-com terbesar di generasinya.
Namun, perjalanan kariernya justru mengambil arah berbeda. Dalam beberapa tahun terakhir, Robinson lebih sering terlihat dalam proyek-proyek drama dan thriller.
Ia membintangi serial A Teacher, tampil dalam serial hit Netflix Maid, hingga ikut bermain dalam film fantasi Damsel bersama Millie Bobby Brown.
Pilihan proyek tersebut menunjukkan keinginannya untuk mengeksplorasi karakter yang lebih kompleks. Namun di saat yang sama, publik juga semakin jarang melihat Robinson dalam kisah romantis yang dulu menjadi kekuatannya.
Karena itulah Voicemails for Isabelle terasa berbeda. Film ini menempatkannya kembali sebagai pemeran utama rom-com, posisi yang sudah cukup lama tidak ia jalani.
(BACA JUGA: Jesse Eisenberg Tolak Jadi Mark Zuckerberg Lagi)
REUNI DENGAN NETFLIX
Menariknya, comeback tersebut juga menjadi bentuk reuni Robinson dengan Netflix. Meski Voicemails for Isabelle bukan proyek pertamanya bersama platform streaming tersebut, film ini menandai peran romantis terbesar yang pernah ia jalani di Netflix.
Sebelumnya, Robinson tampil dalam serial Maid yang mendapat banyak pujian dari kritikus dan penonton. Ia juga muncul dalam Damsel, film fantasi Netflix yang dibintangi Millie Bobby Brown.
Namun dalam kedua proyek tersebut, ia tidak berada di pusat kisah romantis seperti yang terjadi dalam Voicemails for Isabelle.
Kali ini, Netflix justru menempatkan Robinson sebagai salah satu daya tarik utama film. Melalui berbagai materi promosi yang dirilis Tudum, Netflix menyoroti hubungan antara karakter Wes dan Jill sebagai inti cerita yang akan membawa penonton mengikuti perjalanan emosional keduanya.
Dengan kata lain, ini bukan hanya reuni antara Robinson dan Netflix, tetapi juga kesempatan bagi platform tersebut untuk menghadirkan kembali sosok Nick Robinson yang selama ini paling disukai banyak penonton. Seorang leading man dalam kisah romantis.
CHEMISTRY DENGAN ZOEY DEUTCH JADI SOROTAN
Salah satu alasan mengapa banyak orang menantikan film ini adalah pasangan pemeran utamanya.
Dalam wawancara eksklusif dengan People, Robinson dan Zoey Deutch mengungkap bahwa mereka sebenarnya sudah saling mengenal sejak masa sekolah di Los Angeles.
Namun, Voicemails for Isabelle menjadi proyek pertama yang mempertemukan mereka sebagai lawan main.
Untuk membangun chemistry, keduanya bahkan rutin mengikuti kelas yoga bersama selama masa produksi film di Vancouver.
Hasilnya mendapat respons positif dari sejumlah ulasan awal. Media hiburan Decider menyebut hubungan antara Robinson dan Deutch sebagai salah satu kekuatan terbesar film ini. Chemistry keduanya dinilai mampu membuat cerita yang sederhana terasa lebih emosional dan autentik.
(BACA JUGA: Film ‘Dear You’ Jadi Fenomena Box Office Tak Terduga di Cina)
BISAKAH NICK ROBINSON MENGULANG PESONA LOVE, SIMON?
Tentu masih terlalu dini untuk mengetahui apakah Voicemails for Isabelle akan menjadi salah satu rom-com paling berkesan dalam karier Nick Robinson.
Namun, film ini setidaknya mengingatkan kembali mengapa banyak penonton pernah jatuh hati pada dirinya melalui Love, Simon.
Robinson memiliki kualitas yang jarang ditemukan pada banyak pemeran utama rom-com modern. Ia tidak tampil terlalu flamboyan atau berlebihan, tetapi mampu menghadirkan karakter yang hangat, tulus dan mudah disukai.
Setelah beberapa tahun menjauh dari genre tersebut, Voicemails for Isabelle terasa seperti sebuah pengingat bahwa kemampuan itu belum hilang.
Dan lewat reuni dengan Netflix ini, Nick Robinson tampaknya kembali menemukan tempat yang selama ini paling cocok untuknya. Yakni berada di tengah kisah romantis yang membuat penonton ingin terus mengikuti perjalanannya hingga akhir.
(Annisa Larasati, foto: forbes.com)
