Selain Taj Mahal, 5 Bangunan Ini Juga Dibangun Sebagai Ekspresi Cinta Terhadap Pasangan

Sebagian menjadi hadiah untuk istri tercinta, sebagian lagi dibangun sebagai penghormatan setelah sang pujaan hati meninggal dunia.

Cara orang untuk mengekspresikan cinta terhadap pasangannya bisa beragam. Mulai dari memberikan barang favoritnya, barang impiannya, bunga, mengajaknya pergi berlibur, atau sekadar menyediakan waktu secara penuh khusus untuk mereka.

Tetapi orang-orang ini punya cara berbeda untuk menunjukkan rasa cintanya terhadap pasangannya masing-masing. Yakni dengan membangun bangunan megah!

Salah satu contohnya adalah Taj Mahal yang dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang istrinya, Mumtaz Mahal, yang meninggal saat melahirkan anak ke-14 mereka pada 1631.

Pembangunannya memakan waktu sekitar 22 tahun dan melibatkan lebih dari 20.000 pengrajin. Hingga kini, Taj Mahal masih dianggap sebagai simbol cinta abadi sekaligus salah satu mahakarya arsitektur paling terkenal di dunia.

Namun, Taj Mahal ternyata bukan satu-satunya bangunan yang dibangun sebagai wujud kasih sayang kepada perempuan yang dicintai. Di berbagai negara, ada kastel, istana, hingga rumah megah yang memiliki kisah serupa.

Sebagian dibangun sebagai hadiah untuk pasangan hidup, sebagian lagi menjadi monumen untuk mengenang orang yang telah tiada.

Menariknya, di balik kemegahan arsitekturnya, masing-masing bangunan menyimpan cerita yang tak kalah dramatis dibanding kisah cinta dalam film atau novel.

Berikut lima bangunan bersejarah yang lahir dari kisah cinta.

(BACA JUGA: Hotel Tua di Aswan, Tempat Sekaligus Saksi Kisah Misteri Agatha Christie)

BOLDT CASTLE — AMERIKA SERIKAT

(Foto: castlecollector.com)

Terletak di Heart Island, New York, Boldt Castle dibangun oleh pengusaha sekaligus pemilik Waldorf-Astoria Hotel, bernama George C. Boldt, sebagai hadiah untuk istrinya, Louise Boldt.

Kastel dengan lebih dari 100 ruangan itu dirancang sebagai hadiah untuk Hari Kasih Sayang. Namun sebelum selesai dibangun, Louise meninggal dunia secara mendadak pada 1904.

George yang berduka, langsung menghentikan seluruh proses pembangunan dan mirisnya, ia juga tidak pernah kembali ke kastel tersebut.

Bangunan itu kemudian dipugar puluhan tahun kemudian dan kini menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di kawasan Thousand Islands.

KELLIE’S CASTLE — MALAYSIA

(Foto: outlooktraveller.com)

Kellie’s Castle di Perak, Malaysia, dibangun oleh seorang pengusaha asal Skotlandia, yakni William Kellie Smith, untuk istrinya yang bernama Agnes Smith.

Setelah Agnes beberapa kali mengungkapkan rasa rindunya terhadap kampung halaman di Skotlandia, William memutuskan untuk membangun sebuah kastel bergaya Eropa di tengah perkebunan miliknya di Malaya.

Sayangnya, William meninggal dunia akibat pneumonia pada 1926 sebelum bangunan itu selesai.

Hingga kini, Kellie’s Castle tetap berdiri sebagai salah satu bangunan kolonial paling ikonis di Malaysia sekaligus menyimpan kisah cinta yang tak pernah benar-benar rampung.

CASTELLO DI TORRECHIARA — ITALIA

(Foto: tripadvisor.com)

Di wilayah Parma, Italia, berdiri Castello di Torrechiara. Yakni sebuah kastel abad ke-15 yang dibangun oleh seorang bangsawan bernama Pier Maria II de’ Rossi untuk perempuan yang dicintainya, yaitu Bianca Pellegrini.

Yang membuat kisah ini unik adalah bahwa Bianca bukanlah istrinya. Melainkan kekasihnya.

Di dalam kastel tersebut terdapat ruangan bernama Camera d’Oro (Golden Room) yang dihiasi lukisan-lukisan romantis serta lambang cinta keduanya.

Hingga kini, Torrechiara dikenal sebagai salah satu kastel paling romantis di Italia.

(BACA JUGA: Tempat Favorit Marilyn Monroe Ungkap Sisi Lain Sang Ikon)

PENA PALACE — PORTUGAL

(Foto: headout.com)

Istana penuh warna yang berdiri di atas bukit Sintra ini dibangun oleh Raja Ferdinand II setelah menikahi Ratu Maria II. Ferdinand mengubah bekas biara menjadi istana musim panas yang megah untuk keluarga kerajaan.

Meski bukan monumen peringatan seperti Taj Mahal, Pena Palace sering dianggap sebagai simbol cinta pasangan kerajaan tersebut sekaligus wujud dedikasi Ferdinand kepada sang ratu.

Kini, istana bergaya Romantik itu menjadi salah satu ikon Portugal dan masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

PETIT TRIANON — PRANCIS

(Foto: chateauversailles.fr)

Petit Trianon dibangun atas perintah Raja Louis XV untuk Madame de Pompadour, perempuan yang menjadi kekasih sekaligus penasihat kepercayaannya.

Bangunan bergaya Neoklasik itu dirancang sebagai tempat beristirahat yang jauh dari hiruk-pikuk Istana Versailles.

Sayangnya, Madame de Pompadour meninggal sebelum sempat menikmati bangunan tersebut. Ironisnya, Petit Trianon kemudian lebih dikenal sebagai tempat favorit Marie Antoinette, yang menjadikannya lokasi untuk melarikan diri dari kehidupan resmi di istana.

(Kirana Putri, foto: buildingmaterialreporter.com)

Share