Lagu “Morning Dew (Donk)” awalnya dipersiapkan untuk album ‘B’Day’, tetapi baru resmi dirilis menjelang perayaan 20 tahun album tersebut.
Beyoncé kembali memberikan kejutan kepada para penggemarnya.
Tanpa pengumuman sebelumnya, ia merilis lagu baru berjudul “Morning Dew (Donk)” pada akhir pekan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.
Meski terdengar seperti karya baru, lagu tersebut sebenarnya sudah direkam hampir dua dekade lalu dan sempat dipersiapkan untuk album ‘B’Day’ yang dirilis pada 2006.
Perilisan “Morning Dew (Donk)” menjadi pembuka menuju perayaan 20 tahun ‘B’Day’, album kedua Beyoncé sebagai solois yang melahirkan sejumlah lagu ikonis seperti “Déjà Vu”, “Irreplaceable”, “Ring the Alarm” dan “Beautiful Liar”.
Menurut keterangan resmi yang dikutip Rolling Stone, lagu ini merupakan bentuk apresiasi Beyoncé kepada para penggemarnya, BeyHive, sekaligus memulai hitung mundur 60 hari menuju perilisan edisi spesial 20 tahun ‘B’Day’ yang dijadwalkan meluncur pada 4 September 2026, bertepatan dengan ulang tahun Beyoncé.
“Morning Dew (Donk)” ditulis bersama Pharrell Williams, The-Dream dan Darius Dixon, sementara proses produksinya ditangani oleh Beyoncé dan Pharrell.
Lagu ini juga dirilis bersamaan dengan sebuah lyric video yang menggunakan rekaman arsip dari sekitar tahun 2006 karya fotografer sekaligus sutradara Cliff Watts.
Dengan nuansa R&B yang kental, banyak penggemar menilai lagu tersebut terasa seperti “kapsul waktu” yang membawa mereka kembali ke era awal karier solo Beyoncé.
(BACA JUGA: Justin Bieber Rilis Album Live Penampilannya di Coachella 2026)
Yang membuat perilisan ini semakin menarik adalah sejarah panjang “Morning Dew (Donk)” di kalangan penggemar.
Selama bertahun-tahun, lagu berjudul “Donk” kerap menjadi bahan spekulasi di komunitas BeyHive setelah namanya beberapa kali muncul dalam rumor mengenai materi yang belum pernah dirilis.
Kini, Beyoncé akhirnya mengonfirmasi keberadaan lagu tersebut dengan merilis versi resminya, sekaligus mengakhiri penantian para penggemar yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
Perilisan ini juga menandai karya musik baru pertama Beyoncé sejak album ‘Cowboy Carter’ pada 2024. Karena dirilis secara tiba-tiba, sebagian penggemar sempat menduga “Morning Dew (Donk)” menjadi petunjuk menuju proyek besar berikutnya yang telah lama dirumorkan.
Namun, Parkwood Entertainment menjelaskan bahwa lagu ini merupakan bagian dari perayaan album ‘B’Day’, bukan awal dari era musik baru.
Meski begitu, strategi surprise release memang bukan hal baru bagi Beyoncé. Ia pernah mengubah cara industri musik memandang perilisan album ketika meluncurkan album visual Beyoncé secara mendadak pada 2013 tanpa promosi sebelumnya.
Kini, lewat “Morning Dew (Donk)”, ia kembali membuktikan bahwa kejutan sederhana pun mampu membangkitkan antusiasme besar, terlebih ketika lagu tersebut menyimpan sejarah panjang yang akhirnya bisa didengar publik hampir 20 tahun setelah pertama kali diciptakan.
(Annisa Larasati, foto: vogue.com)
