Di antara sekian banyak idol K-Pop dengan gaya yang over-the-top, Asahi TREASURE justru mencuri perhatian dengan cara yang paling senyap.
Kalau kamu pernah melihat foto Asahi TREASURE di bandara, di balik panggung, atau sekadar dalam dokumentasi keseharian yang sesekali muncul di media sosial, ada satu hal yang mungkin tanpa sadar kamu pikirkan: dia keliatan enak banget dipandang, tapi aku gak tau kenapa.
Di dunia K-Pop yang penuh gaya berpakaian dramatis, aksesori berlebihan dan dirancang untuk membuat semua mata tertuju ke satu titik, Asahi memilih jalan yang berbeda.
Tidak ada yang berlebihan. Tidak ada yang mencoba terlalu keras. Tapi entah bagaimana, hasilnya selalu terlihat tepat.
Dan itulah yang membuat gaya berpakaiannya menarik untuk dikulik, karena justru dalam kesederhanaannya, ada banyak hal yang bisa dipelajari.
MONOCHROME DAN NEUTRAL TONES ADALAH SENJATA UTAMANYA

Kalau kamu perhatikan penampilan Asahi dari waktu ke waktu, satu hal yang paling konsisten adalah palet warnanya. Hitam, putih, abu-abu, krem, biru tua, cokelat tanah dan hijau army adalah warna-warna yang paling sering ia kenakan, baik saat tampil di acara resmi maupun dalam kesehariannya.
Pilihan warna yang muted dan neutral ini adalah fondasi dari seluruh estetikanya. Warna-warna ini tidak bersaing satu sama lain, sehingga keseluruhan tampilan selalu terlihat kohesif dan bersih meski ia tidak mengenakan sesuatu yang mahal atau branded secara mencolok.
Kunci untuk menirunya: bangun lemari pakaianmu di atas palet warna yang konsisten dan biarkan potongan serta tekstur yang berbicara.
FIT YANG TEPAT, BUKAN YANG KETAT

Salah satu hal yang paling membedakan Asahi dari banyak idol lainnya adalah pilihannya soal potongan pakaian. Ia tidak selalu mengenakan pakaian yang ketat mengikuti lekuk tubuh, tetapi juga tidak tenggelam dalam pakaian yang terlalu besar.
Ada titik tengah yang ia temukan dengan sangat konsisten: relaxed fit yang tetap terlihat rapi. Celana panjang dengan potongan straight atau wide leg yang jatuh dengan bersih.
Jaket yang sedikit oversized tapi tidak kehilangan struktur. Kaos yang cukup loose untuk terasa nyaman, tapi tidak terlihat seperti diinjak. Detail kecil soal proporsi ini yang membuat tampilannya selalu terlihat disengaja, bukan asal pakai.
Rule of thumb-nya: kalau bagian atas loose, biarkan bagian bawah sedikit lebih fitted, dan sebaliknya.
(BACA JUGA: Wakey-wakey, Millennials, Open Your Suitcase!)
SENTUHAN JAPANESE AESTHETIC YANG TIDAK BISA DISEMBUNYIKAN

Asahi adalah anggota TREASURE yang berasal dari Jepang, dan pengaruh itu sangat terasa dalam cara ia berpakaian.
Ada semangat Japanese streetwear yang mengalir dalam setiap pilihan outfit-nya, bukan yang loud dan penuh print, tapi yang lebih dekat dengan estetika Ura-Harajuku atau Shibuya casual. Potongan yang bersih, pilihan material yang terlihat berkualitas, dan detail yang subtle.
Beberapa kali ia terlihat mengenakan vintage pieces yang terasa seperti dari toko thrift Shimokitazawa, dipadukan dengan potongan modern yang lebih sleek. Kombinasi ini memberikan dimensi karakter yang tidak kamu temukan di fast fashion biasa.
Untuk menirunya, coba masukkan satu vintage item atau second-hand piece ke dalam outfit yang otherwise sangat modern dan bersih.
AKSESORI MINIMAL, TAPI SELALU ADA YANG MEMORABLE

Asahi bukan tipikal idol yang memenuhi pergelangan tangannya dengan gelang atau menumpuk kalung berlapis-lapis. Ia lebih percaya pada satu atau dua aksesori yang dipilih dengan sangat sadar.
Kadang itu sesederhana sepasang kacamata dengan frame yang menarik. Kadang sebuah topi yang jatuh dengan sempurna di kepala. Atau sepatu yang menjadi statement piece dari keseluruhan outfit yang otherwise sangat simpel.
Pendekatannya terhadap aksesori mengikuti prinsip yang sama dengan keseluruhan gayanya. Sedikit, tapi tepat.
Kalau kamu mau meniru pendekatan ini, tanya dulu sebelum menambahkan aksesori: apakah ini memperkuat outfit atau sekadar menambahkan kebisingan visual?
SEPATU ADALAH INVESTASI YANG TIDAK PERNAH SALAH

Kalau ada satu hal yang paling konsisten dari penampilan Asahi di luar panggung, itu adalah pemilihan alas kakinya. Ia hampir selalu terlihat mengenakan sepatu kulit dan sneakers.
Ia memilih model-model yang punya siluet bersih, tidak terlalu ramai detail dan cukup versatile untuk dipasangkan dengan berbagai outfit.
Sepatu yang tepat bisa mengangkat outfit yang paling sederhana sekalipun. Dan Asahi membuktikan itu berulang kali.
Investasi pada satu atau dua pasang sepatu berkualitas dengan siluet yang timeless akan jauh lebih berguna daripada memiliki banyak alas kaki yang hanya cocok dengan satu outfit tertentu.
(BACA JUGA: Bahan Baju yang Adem untuk Cuaca Panas)
CONFIDENCE ADALAH AKSESORI YANG TIDAK TERLIHAT TAPI SELALU ADA

Ini mungkin yang paling sulit ditiru, tapi paling penting untuk dipahami. Gaya Asahi bukan sekadar tentang apa yang ia kenakan. Ia tentang bagaimana ia mengenakannya.
Ada kenyamanan yang sangat terasa dalam setiap penampilannya. Tidak ada kesan bahwa ia sedang mencoba menjadi seseorang yang bukan dirinya. Tidak ada upaya berlebihan untuk terlihat stylish.
Ia hanya tampil sebagai dirinya sendiri, dengan pakaian yang dipilih karena memang cocok untuknya, bukan karena sedang tren atau karena orang lain memakainya.
Dan justru di situlah kuncinya. Gaya terbaik selalu dimulai dari pemahaman tentang diri sendiri. Apa yang membuatmu nyaman, apa yang sesuai dengan kehidupan sehari-harimu dan apa yang benar-benar mencerminkan siapa kamu. Sisanya hanyalah detail.
Asahi TREASURE membuktikan bahwa untuk terlihat menarik, kamu tidak perlu berteriak melalui pakaianmu. Kadang, bisikan yang tepat jauh lebih berkesan dari teriakan yang paling keras.
Dan itulah pelajaran fashion paling berharga yang bisa kamu ambil dari seorang idol yang memilih untuk tampil tenang di tengah industri yang penuh dengan kebisingan visual.
(Kirana Putri, foto: pinterest.com)
