Gaun bermotif hati itu sengaja dipakai Kate Middleton sebagai aksi dukungan dan solidaritas sebagai penyintas kanker.
Gaun bermotif hati dari label Amerika, Rodarte, menjadi simbol dukungannya terhadap penelitian kanker yang memiliki makna personal.
Kate Middleton kembali mencuri perhatian publik, bukan hanya karena pilihan busananya, tetapi juga karena makna di balik penampilannya.
Pada 2 Juni lalu, Princess of Wales menghadiri resepsi yang digelar untuk memperingati 125 tahun Cancer Research UK di St James’s Palace, London.
Acara tersebut menjadi momen penting karena mempertemukan Kate Middleton dan Raja Charles III dalam satu agenda publik yang berfokus pada isu kanker, setelah keduanya sama-sama mengumumkan diagnosis kanker mereka pada 2024.
Raja Charles masih menjalani perawatan, sementara Kate telah berada dalam masa remisi sejak awal 2025.
Pada kesempatan tersebut, Kate tampil dalam gaun midi sutra berwarna merah dari brand Amerika, Rodarte.
Gaun bermotif hati dengan detail kerah putih dan siluet yang terinspirasi oleh gaya vintage itu menjadi pertama kalinya Kate terlihat mengenakan karya label yang didirikan oleh kakak-beradik Kate dan Laura Mulleavy tersebut.
Ia melengkapi penampilannya dengan clutch merah dari Miu Miu, pumps suede Gianvito Rossi, serta perhiasan ruby dan berlian yang menjadi pusat perhatian.
Pilihan busana tersebut dinilai bukan sekadar keputusan fashion biasa. Motif hati pada gaun Rodarte dianggap selaras dengan tema acara yang berfokus pada harapan, dukungan dan kemanusiaan dalam perjuangan melawan kanker.
Kehadiran Kate di acara tersebut juga memiliki makna yang sangat personal mengingat perjalanan kesehatannya sendiri dalam dua tahun terakhir.
(BACA JUGA: Gaun Ikonik Putri Diana βKembaliβ ke Cannes Setelah Hampir 40 Tahun)
Setelah mengumumkan diagnosis kanker pada Maret 2024 dan menjalani kemoterapi preventif, Kate perlahan kembali menjalankan tugas-tugas publiknya sebelum akhirnya mengumumkan bahwa dirinya berada dalam masa remisi pada Januari 2025.
Acara yang dihadiri para peneliti, dokter, relawan, serta tokoh publik pendukung Cancer Research UK itu menjadi salah satu penampilan bersama yang cukup langka antara Kate dan Raja Charles dalam konteks isu kesehatan yang sangat dekat dengan pengalaman pribadi mereka.
Selain merayakan pencapaian organisasi tersebut selama 125 tahun terakhir, acara ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap para ilmuwan dan tenaga kesehatan yang berperan dalam pengembangan pengobatan kanker.
Cancer Research UK sendiri disebut telah berkontribusi terhadap berbagai terobosan yang membantu meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker di Inggris selama beberapa dekade terakhir.

Tidak hanya gaunnya, pilihan aksesori Kate juga mengandung simbolisme tersendiri. Ia mengenakan set perhiasan ruby dan berlian yang sebelumnya beberapa kali terlihat dalam acara penting kerajaan.
Menurut sejumlah pengamat perhiasan, ruby sering diasosiasikan dengan keberanian, kekuatan, dan perlindungan. Nilai yang dianggap relevan dengan perjalanan pemulihan kanker yang dijalani sang putri.
Beberapa pihak juga menilai pemilihan batu ruby dapat menjadi penghormatan personal kepada Pangeran George yang lahir pada bulan Juli dan memiliki ruby sebagai birthstone-nya.
(BACA JUGA: Babydoll Dress Kembali Tren, Ini Alasan Siluet Feminin Ini Digemari Lagi)
Di luar makna simboliknya, penampilan Kate juga kembali menunjukkan fenomena yang selama ini dikenal sebagai “Kate Effect”.
Istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengaruh besar pilihan busana Kate Middleton terhadap tren fashion dan penjualan brand yang ia kenakan.
Selama bertahun-tahun, berbagai item yang dikenakan Princess of Wales kerap terjual habis hanya dalam waktu singkat setelah muncul di hadapan publik.
Namun kali ini, perhatian publik tampaknya tidak hanya tertuju pada gaun Rodarte atau aksesori yang ia pilih. Lebih dari itu, penampilan Kate menjadi pengingat tentang perjalanan panjang yang telah ia lalui sejak diagnosis kankernya diumumkan kepada publik.
Dalam acara yang didedikasikan untuk penelitian dan harapan bagi para pasien kanker, kehadirannya membawa pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar fashion.
Melainkan sebuah simbol ketahanan, pemulihan, dan dukungan terhadap mereka yang masih menjalani perjuangan serupa.
(Annisa Putri, foto: usatoday.com)
