Babydoll Dress Kembali Tren, Ini Alasan Siluet Feminin Ini Digemari Lagi

Setelah era quiet luxury dan minimalisme, babydoll dress kembali mencuri perhatian lewat siluet longgar, detail romantis dan nuansa playful.

Dunia fashion kembali jatuh hati pada salah satu siluet paling ikonik dari era 1960-an dan awal 2000-an. Babydoll dress, gaun dengan potongan longgar, detail feminin dan bentuk yang ringan, kini kembali menjadi salah satu tren yang banyak terlihat di runway, media sosial, hingga street style para selebritas dan fashion enthusiast.

Tren ini sebenarnya telah muncul secara perlahan dalam beberapa musim terakhir. Namun, sepanjang 2026 popularitas babydoll dress semakin meningkat seiring bergesernya preferensi fashion ke arah gaya yang lebih ekspresif, romantis dan nyaman digunakan sehari-hari.

Setelah bertahun-tahun didominasi oleh estetika minimalis dan tailoring yang rapi, banyak orang mulai mencari siluet yang terasa lebih santai dan menyenangkan.

Secara karakteristik, babydoll dress biasanya memiliki potongan longgar yang jatuh dari area dada atau pinggang atas, menciptakan bentuk yang ringan dan tidak membatasi tubuh.

Detail seperti puff sleeves, ruffle, lace, pita, hingga bahan katun atau linen yang flowy menjadi elemen yang sering ditemukan pada model ini. Hasilnya adalah tampilan yang terasa feminin tanpa terlihat terlalu formal.

(BACA JUGA: Rilis Koleksi Summr 2026, Zara Kolaborasi dengan Bad Bunny)

(Foto: instyle.com)

Melansir dari Byrdie, menurut sejumlah stylist, salah satu alasan utama kembalinya babydoll dress adalah karena siluet ini menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan statement fashion.

Potongannya yang longgar membuatnya mudah digunakan dalam berbagai aktivitas, sementara detail romantis yang melekat pada desainnya tetap memberikan kesan menarik secara visual.

Popularitas tren ini juga tidak lepas dari pengaruh berbagai estetika yang berkembang di media sosial. Munculnya tren seperti coquette, balletcore, cottagecore, hingga soft girl aesthetic membuat elemen-elemen feminin kembali mendapatkan tempat dalam dunia fashion.

Babydoll dress dianggap mampu merangkum berbagai estetika tersebut dalam satu item yang mudah dikenakan.

Selain itu, banyak brand dan rumah mode juga mulai menghadirkan interpretasi baru dari babydoll dress yang terasa lebih modern.

Jika versi klasiknya identik dengan kesan sangat manis atau girly, versi terbaru hadir dengan potongan yang lebih clean, warna-warna netral, hingga detail yang lebih minimal sehingga terasa lebih versatile untuk berbagai gaya personal.

Sejumlah figur publik turut berkontribusi dalam menghidupkan kembali tren ini. Nama-nama seperti Sabrina Carpenter, Sydney Sweeney, hingga beberapa fashion influencer generasi baru kerap terlihat mengenakan berbagai versi babydoll dress, baik untuk acara santai maupun penampilan yang lebih fashionable.

Kehadiran tren ini di berbagai platform seperti TikTok dan Instagram juga membuatnya semakin mudah diakses oleh generasi yang mungkin belum pernah mengalami popularitas babydoll dress sebelumnya.

(BACA JUGA: Stylist Harry Styles Prediksi Tren Fashion SS26, dari Slouchy Blazer Sampai Chaos Styling)

(Foto: whowhatwear.com)

Menariknya, babydoll dress juga dianggap relevan dengan perubahan cara berpakaian pascapandemi. Banyak orang kini lebih memprioritaskan kenyamanan tanpa harus mengorbankan penampilan.

Dalam konteks tersebut, siluet longgar yang ringan dan mudah dipadukan membuat babydoll dress menjadi salah satu pilihan yang menjawab kebutuhan tersebut.

Untuk tampilan sehari-hari, babydoll dress dapat dipadukan dengan sneakers, ballet flats, sandal, hingga boots tergantung suasana yang ingin ditampilkan.

Sementara untuk tampilan yang lebih modern, banyak stylist menyarankan permainan layering dengan oversized blazer, cardigan tipis, atau aksesori berkarakter agar siluet manisnya terasa lebih seimbang.

Di tengah dominasi berbagai tren fashion yang terus berubah dengan cepat, kembalinya babydoll dress menunjukkan bahwa daya tarik siluet feminin tidak pernah benar-benar hilang.

Dengan kombinasi kenyamanan, nuansa nostalgia, dan interpretasi yang semakin modern, tidak mengherankan jika babydoll dress kembali menjadi salah satu item yang banyak masuk wishlist fashion sepanjang 2026.

(Kirana Putri, foto: fq.co.nz, highxtar.com, ronova.fashion)

Share