Menurut para ahli, ketujuh minuman ini disebut dapat membantu kamu dalam berolahraga agar hasilnya lebih maksimal.
Ketika mau berolahraga, orang biasanya akan fokus pada pakaian olahraga, sepatu, hingga playlist favorit sebelum mulai berolahraga. Namun, ada satu hal yang sering terlupakan. Yakni memberi tubuh “bahan bakar” yang tepat sebelum beraktivitas.
Menurut ahli gizi, asupan sebelum olahraga dapat membantu mengoptimalkan energi, meningkatkan performa dan bahkan memengaruhi proses pemulihan setelah latihan.
Menariknya, “bahan bakar” tersebut tidak selalu harus berupa makanan. Dalam banyak kasus, minuman yang tepat juga dapat memberikan manfaat yang signifikan.
Meski tubuh umumnya memiliki cadangan karbohidrat yang cukup untuk aktivitas berdurasi sekitar 60–90 menit, terutama jika dilakukan pada pagi hari, menjaga tubuh tetap terhidrasi sebelum berolahraga tetap menjadi hal yang penting.
Para ahli juga menyarankan untuk memberi jeda sekitar 30 menit antara minum dan mulai berolahraga agar tubuh memiliki waktu untuk mencerna cairan dengan baik.
Berikut tujuh jenis minuman yang direkomendasikan para ahli gizi sebagai pilihan sebelum berolahraga.
MAPLE WATER
Maple water menjadi salah satu alternatif yang mulai populer sebagai minuman sebelum olahraga.
Menurut ahli gizi Tracy Lockwood Beckerman, minuman ini dapat membantu menghidrasi tubuh tanpa tambahan gula dan kalori berlebih yang sering ditemukan pada minuman olahraga konvensional.
Selain itu, maple water juga mengandung antioksidan alami yang bermanfaat bagi tubuh.
KOPI
Bagi pencinta kopi, kabar ini mungkin terdengar menyenangkan.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membantu meningkatkan daya tahan dan performa atletik.
Ahli gizi Molly Kimball menjelaskan bahwa kafein juga dapat mengurangi persepsi tubuh terhadap rasa lelah, nyeri dan beratnya latihan, sehingga olahraga terasa lebih ringan dan performa bisa meningkat.
PROTEIN SHAKE BUATAN SENDIRI
Jika memiliki sedikit waktu sebelum berolahraga, membuat protein shake sendiri bisa menjadi pilihan.
Molly Kimball menyarankan mencampurkan bubuk protein atau Greek yogurt rendah lemak dengan air atau susu almond tanpa gula, ditambah pisang atau buah beku lainnya.
Kombinasi tersebut memberikan protein, karbohidrat dan cairan yang dibutuhkan tubuh sebelum berolahraga. Sedikit garam laut juga dapat ditambahkan sebagai sumber elektrolit.
(BACA JUGA: Tetap Bugar di Usia 56 Tahun, Ini Rahasia Jennifer Aniston)
MINUMAN PROTEIN INSTAN
Tidak sempat membuat protein shake? Minuman protein siap minum (ready-to-drink protein shake) dapat menjadi alternatif yang praktis.
Para ahli menyarankan memilih produk yang mengandung sekitar 15–20 gram protein, tidak lebih dari 5–8 gram gula, serta mengandung elektrolit seperti natrium, kalium dan kalsium.
Kandungan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh sebelum latihan sekaligus mendukung proses pemulihan setelahnya.
TEH BERKAFEIN DENGAN MADU
Teh hijau maupun teh hitam sama-sama mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan energi.
Namun, menurut chef sekaligus penulis Nealy Fischer, ada satu tambahan yang tak kalah penting, yaitu madu.
Madu mengandung gula alami yang mudah dipecah oleh tubuh menjadi energi, sehingga dapat memberikan dorongan tenaga sebelum memulai aktivitas fisik.
GREEN JUICE
Jika berencana menjalani latihan yang cukup berat, green juice juga bisa menjadi pilihan.
Minuman ini memberikan tambahan kalori sebagai sumber energi tanpa membuat perut terasa terlalu penuh seperti makanan padat.
Meski begitu, para ahli mengingatkan untuk memilih green juice yang hanya berisi buah dan sayuran tanpa tambahan gula.
BCAA
Branched-Chain Amino Acids (BCAA) juga masuk dalam daftar minuman yang direkomendasikan sebelum olahraga.
Menurut ahli gizi Monica Auslander Moreno, BCAA membantu menjaga energi pada tingkat sel selama aktivitas fisik sekaligus mendukung pembentukan protein otot yang berperan dalam proses pemulihan.
Produk BCAA yang juga mengandung kafein bahkan berpotensi memberikan tambahan manfaat terhadap kekuatan, daya tahan dan performa latihan.
Meski ketujuh minuman di atas memiliki manfaat masing-masing, para ahli mengingatkan bahwa pilihan terbaik tetap bergantung pada jenis olahraga, kondisi kesehatan dan kebutuhan setiap individu.
Sebagian orang mungkin merasa lebih nyaman berolahraga setelah secangkir kopi, sementara yang lain lebih cocok dengan protein shake atau sekadar air putih.
Yang terpenting adalah memastikan tubuh mendapatkan cairan yang cukup dan memilih minuman yang dapat mendukung performa tanpa menyebabkan rasa tidak nyaman saat berolahraga.
(Kirana Putri, foto: magnific.com/drazen zigic)
