In-N-Out Ubah Resep Bun dan Beberapa Bahan Menu Ikoniknya

Gerai burger asal California ini membuat sejumlah perubahan pada bahan-bahannya, termasuk kadar garam untuk kentang goreng.

Bagi penggemar In-N-Out, perubahan kecil pada menu mungkin terasa cukup signifikan. Burger chain asal California tersebut baru saja mengumumkan sejumlah pembaruan pada bahan yang digunakan dalam menu ikoniknya. Termasuk bun, garam dan saus tomat.

Dalam pengumuman yang dibagikan melalui media sosial pada 8 September 2026, In-N-Out mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya mereka untuk terus mempertahankan kualitas bahan makanan yang digunakan.

Salah satu perubahan terbaru adalah menghilangkan sesame flour dari burger bun yang digunakan di seluruh menu sandwich di sepuluh negara bagian tempat In-N-Out beroperasi.

Perubahan ini berarti bun yang digunakan untuk menu seperti Double-Double dan Cheeseburger kini tidak lagi menggunakan sesame flour sebagai salah satu bahannya.

Namun, In-N-Out tetap mencantumkan bahwa bun tersebut diproduksi di fasilitas yang juga menangani susu, sesame dan soy, sehingga informasi mengenai kemungkinan paparan alergen tetap berlaku.

Selain bun, In-N-Out juga mengganti iodized salt menjadi sea salt pada kemasan garam yang biasanya diberikan bersama pesanan. Jadi, jika kamu terbiasa menaburkan garam tambahan pada French fries In-N-Out, isi kemasannya kini menggunakan sea salt.

Perubahan lain sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Pada 2025, In-N-Out mengganti high fructose corn syrup dalam saus tomat dengan real sugar.

Perubahan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk melakukan pembaruan pada bahan makanan mereka secara bertahap.

(BACA JUGA: Carnegie Deli Kembali ke New York Setelah 10 Tahun Tutup)

Meski terdengar seperti perubahan kecil, keputusan tersebut cukup menarik karena In-N-Out dikenal sebagai restoran yang sangat mempertahankan tradisi dan konsistensi menunya.

Berdiri sejak 1948, restoran ini masih membuat burger berdasarkan pesanan, menggunakan daging sapi 100 persen dari Amerika Serikat, serta mengolah kentang segar di restoran untuk French fries-nya.

Di situs resminya, In-N-Out juga menegaskan bahwa mereka terus mencari peluang untuk melakukan peningkatan terhadap kualitas bahan yang digunakan.

Menu mereka sendiri tetap mempertahankan pilihan klasik seperti Double-Double, Cheeseburger, Hamburger, French fries dan Shake.

Menariknya, perubahan bahan ini datang ketika In-N-Out justru semakin menegaskan bahwa mereka tidak ingin mengikuti setiap tren dalam industri fast food.

Presiden In-N-Out Lynsi Snyder-Ellingson sebelumnya mengatakan bahwa perusahaan tidak berencana menghadirkan mobile ordering dalam waktu dekat.

Menurut Snyder-Ellingson, interaksi langsung dengan pelanggan merupakan bagian penting dari pengalaman In-N-Out. Ia juga menilai bahwa sistem pemesanan digital dapat memengaruhi kesegaran makanan yang menjadi salah satu prioritas perusahaan.

Sikap tersebut memperlihatkan pendekatan In-N-Out yang cukup konsisten. Yakni berubah ketika mereka merasa ada alasan untuk meningkatkan kualitas, tetapi tetap mempertahankan hal-hal yang menjadi bagian dari identitas mereka.

(Kirana Putri, foto: foxnews.com)

Share