Ikon deli legendaris New York ini kembali ke Midtown dengan sandwich ikonik, cheesecake dan satu kejutan: lokasi barunya merupakan bekas rumah rival lamanya.
Setelah hampir satu dekade meninggalkan lokasi ikoniknya di Midtown Manhattan, Carnegie Deli akhirnya kembali ke New York.
Restoran legendaris yang terkenal dengan sandwich pastrami dan corned beef berukuran jumbo tersebut akan membuka kembali pintunya pada 15 September 2026.
Lokasi barunya berada di 834 Seventh Avenue, tepat di West 54th Street, hanya sekitar satu blok dari lokasi Carnegie Deli sebelumnya.
Namun, ada detail menarik di balik alamat baru ini. Di mana bangunan tersebut sebelumnya merupakan lokasi Stage Deli, rival Carnegie Deli yang juga dikenal sebagai salah satu deli ikonik New York.
Kembalinya Carnegie Deli menjadi momen nostalgia bagi New Yorkers maupun wisatawan yang selama bertahun-tahun mengenal restoran ini sebagai bagian dari budaya kuliner Manhattan.
(BACA JUGA: Restoran Museum Jadi Tren Baru di New York)
SEJARAH CARNEGIE DELI
Carnegie Deli pertama kali dibuka pada 1937 dan selama puluhan tahun menjadi salah satu deli Yahudi paling terkenal di New York.
Restoran ini dikenal lewat sandwich yang sengaja dibuat berlebihan, dengan tumpukan pastrami atau corned beef yang tinggi, serta menu klasik seperti knish dan cheesecake.
Popularitasnya juga tidak berhenti di dunia kuliner. Carnegie Deli menjadi bagian dari budaya pop New York dan pernah muncul dalam film Broadway Danny Rose karya Woody Allen.
Dinding restorannya juga dipenuhi foto para selebritas yang pernah berkunjung, yang kemudian menjadi salah satu ciri khas tempat tersebut.
Namun, setelah hampir 80 tahun beroperasi di lokasi lamanya di Seventh Avenue, Carnegie Deli menutup restoran tersebut pada akhir 2016. Penutupan itu menjadi momen emosional bagi para pelanggan, dengan antrean panjang yang terbentuk menjelang hari terakhir operasional.
Meski begitu, nama Carnegie Deli tidak benar-benar menghilang. Brand tersebut tetap memiliki kehadiran melalui lokasi di Madison Square Garden dan produk yang dijual secara retail di berbagai tempat.
Pada 2018, Carnegie Deli juga sempat kembali ke Manhattan melalui pop-up selama satu minggu yang terinspirasi serial The Marvelous Mrs. Maisel.
Kini, versi terbaru Carnegie Deli mencoba menghidupkan kembali pengalaman restoran klasik tersebut.
(BACA JUGA: Chipotle Tarik Jalapeño dari Restorannya Usai Wabah Salmonella)
Lokasi barunya akan memiliki sekitar 110 kursi, dengan interior yang dirancang untuk mengingatkan pelanggan pada restoran aslinya. Termasuk panel kayu, illuminated sign khas Carnegie Deli dan Wall of Fame berisi foto para pelanggan selebritas.
Menu klasiknya pun ikut kembali. Pengunjung dapat menemukan pastrami, corned beef, knish, cheesecake dan hidangan khas lain yang selama ini melekat dengan identitas Carnegie Deli.
Restoran ini juga akan menerapkan konsep walk-in only, sehingga pelanggan tidak perlu melakukan reservasi untuk menikmati makanannya.
Yang membuat comeback ini semakin menarik adalah sosok di baliknya.
Proyek pembukaan kembali Carnegie Deli dipimpin oleh Sarri Harper, cucu dari Milton Parker, yang membeli Carnegie Deli pada 1976.
Dengan demikian, kembalinya restoran ini bukan hanya soal menghidupkan kembali sebuah nama besar, tetapi juga melanjutkan bagian dari sejarah keluarga yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.
(Kirana Putri, foto: foodandwine.com)
