Menurut Dermatolog, Ini Cara Efektif untuk Memudarkan Melasma

Sebelum mengetahui cara memudarkan melasma, ketahui dulu apa itu melasma dan apa penyebabnya dalam artikel ini!

Flek cokelat atau keabu-abuan yang muncul di pipi, dahi, hidung, atau di atas bibir sering kali dianggap sebagai noda hitam biasa. Padahal, pada banyak kasus, kondisi tersebut merupakan melasma atau gangguan pigmentasi kulit yang cukup umum, terutama pada perempuan.

Melasma memang tidak berbahaya, tetapi sering kali membuat penderitanya merasa kurang percaya diri.

Tantangannya, kondisi ini juga dikenal sebagai salah satu masalah kulit yang paling sulit ditangani karena mudah kambuh, terutama setelah terpapar sinar matahari atau mengalami perubahan hormon.

Kabar baiknya, menurut para dermatolog, kini tersedia berbagai pilihan perawatan yang dapat membantu memudarkan melasma jika dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kondisi kulit.

APA ITU MELASMA?

Melasma adalah kondisi yang menyebabkan munculnya bercak berwarna cokelat hingga abu-abu pada kulit akibat produksi melanin yang berlebihan.

Kondisi ini paling sering muncul di wajah, terutama pada pipi, dahi, batang hidung, dagu, dan area atas bibir.

Meski dapat dialami siapa saja, melasma jauh lebih sering terjadi pada perempuan usia produktif. Kehamilan, penggunaan kontrasepsi hormonal, paparan sinar ultraviolet, panas, hingga faktor genetik diketahui dapat memicu atau memperburuk kondisi ini.

(BACA JUGA: Urutan Skincare Pagi untuk Kulit Berjerawat)

CARA MENGATASI MELASMA

Rutin Pakai Sunscreen

Jika hanya memilih satu langkah perawatan, para ahli sepakat bahwa jawabannya adalah menggunakan sunscreen setiap hari.

Paparan sinar UV dan cahaya tampak (visible light) merupakan dua pemicu utama melasma. Karena itu, dermatolog menyarankan penggunaan tabir surya broad-spectrum minimal SPF 30, bahkan saat cuaca mendung atau lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.

Beberapa dokter juga merekomendasikan tinted sunscreen yang mengandung iron oxide karena dapat membantu melindungi kulit dari cahaya tampak, yang juga diketahui dapat memperburuk melasma pada sebagian orang.

Pakai Skincare dengan Bahan Aktif Berikut

Selain sunscreen, ada beberapa bahan aktif yang umum digunakan untuk membantu mengurangi hiperpigmentasi akibat melasma.

Di antaranya:

  • Hydroquinone, yang bekerja menghambat pembentukan melanin dan masih menjadi salah satu terapi dengan bukti ilmiah paling kuat.
  • Retinoid, yang membantu mempercepat pergantian sel kulit.
  • Azelaic acid, yang cocok untuk banyak jenis kulit sekaligus membantu mengurangi pigmentasi.
  • Kojic acid dan vitamin C, yang berfungsi membantu mencerahkan warna kulit.
  • Tranexamic acid, baik dalam bentuk topikal maupun oral pada kasus tertentu sesuai anjuran dokter.

Menurut dermatolog, kombinasi beberapa bahan aktif biasanya memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan hanya menggunakan satu produk.

Bagaimana dengan Laser?

Banyak orang berharap laser dapat menghilangkan melasma dengan cepat. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.

Menurut para ahli, laser memang dapat membantu beberapa pasien, tetapi hasilnya sangat bergantung pada jenis melasma, warna kulit dan teknik yang digunakan.

Pada sebagian kasus, prosedur laser yang tidak tepat justru dapat memicu hiperpigmentasi baru sehingga kondisi menjadi lebih sulit ditangani.

Karena itu, tindakan seperti laser, chemical peel, maupun microneedling sebaiknya dilakukan oleh dokter spesialis kulit yang berpengalaman menangani melasma.

Jangan Berharap Hasil Instan

Salah satu alasan banyak orang merasa perawatan melasma “tidak berhasil” adalah karena berharap hasil yang terlalu cepat.

Padahal, menurut para dermatolog, perubahan biasanya baru mulai terlihat setelah beberapa bulan penggunaan rutin. Bahkan setelah flek memudar, perawatan tetap perlu dilanjutkan untuk mencegah kekambuhan.

Dengan kata lain, melasma merupakan kondisi yang perlu dikelola, bukan sekadar diobati sekali lalu selesai.

(BACA JUGA: Red Light Therapy: Tren Wellness Viral yang Katanya Bikin Kulit Sehat dan Mempercepat Recovery)

Kapan Sebaiknya Berkonsultasi ke Dokter?

Jika bercak gelap di wajah tidak kunjung membaik meski sudah menggunakan produk pencerah dan sunscreen secara rutin, atau justru semakin luas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit.

Dokter dapat memastikan apakah bercak tersebut benar-benar melasma atau kondisi lain seperti hiperpigmentasi pascaperadangan, lentigo akibat matahari, atau gangguan pigmentasi lainnya.

Setelah diagnosis ditegakkan, dokter dapat menyusun kombinasi terapi yang paling sesuai dengan kondisi kulit masing-masing pasien.

Konsistensi Lebih Penting daripada Produk yang Mahal

Melasma memang dikenal sebagai salah satu masalah kulit yang paling membandel. Namun, bukan berarti kondisinya tidak bisa membaik.

Kunci utamanya justru terletak pada konsistensi: menggunakan sunscreen setiap hari, memilih bahan aktif yang sesuai, serta bersabar karena hasilnya membutuhkan waktu. 

Dengan pendekatan yang tepat, flek hitam akibat melasma dapat memudar secara bertahap dan kulit menjadi lebih merata, meski perawatan jangka panjang tetap diperlukan untuk menjaga hasilnya.

(Kirana Putri, foto: perfectdrs.com)

Share