Parfum bukan satu-satunya cara agar tubuh tetap harum. Ada beberapa alternatif yang lebih ramah untuk musim panas.
Saat cuaca sedang panas-panasnya, parfum favorit kadang terasa berbeda. Aromanya bisa lebih cepat menguap, berubah setelah bercampur dengan keringat, bahkan pada sebagian orang justru terasa terlalu menyengat.
Selain itu, beberapa ahli juga mengingatkan bahwa parfum berbahan dasar alkohol yang digunakan sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari dapat meningkatkan risiko iritasi atau hiperpigmentasi pada kulit tertentu.
Menurut Vogue Korea, ada lima cara agar tubuh tetap harum selama musim panas tanpa harus menyemprotkan parfum langsung ke kulit.
SEMPROTKAN KE SAPUTANGAN
Alih-alih menyemprotkannya ke tubuh, coba semprotkan parfum ke saputangan. Cara ini ternyata sudah lama digunakan. Desainer Hubert de Givenchy bahkan pernah mengatakan bahwa cara terbaik menikmati parfum adalah melalui saputangan.
Setelah disemprot, saputangan bisa diikatkan pada pegangan tas atau dikenakan di pergelangan tangan sebagai aksesori. Selain tetap memberikan aroma yang lembut, parfum juga tidak bersentuhan langsung dengan kulit yang terpapar sinar matahari.
(BACA JUGA: Diptyque Rilis Summer Collection 2026, Hadirkan Aroma Liburan dalam Bentuk Parfum)
GUNAKAN SHOWER GEL DAN BODY CREAM BERAROMA
Kulit yang terhidrasi diketahui mampu mempertahankan aroma lebih lama. Karena itu, pada musim panas kamu bisa mengganti parfum dengan produk perawatan tubuh seperti shower gel, body cream, atau body oil yang memiliki aroma lembut.
Editor Vogue España, Cecilia Casero, misalnya, memilih menggunakan body cream Elizabeth Arden Green Tea.
Menurutnya, aroma teh hijau yang dipadukan dengan melati, anyelir dan adas terasa segar, ringan, sekaligus bertahan selama berjam-jam sehingga cukup menggantikan fungsi parfum sehari-hari.
GUNAKAN HAIR MIST
Kalau ingin aroma bertahan lebih lama, rambut bisa menjadi pilihan. Sejak lama, perempuan Prancis dikenal gemar menggunakan parfum pada rambut karena helai rambut memiliki struktur berpori yang dapat menahan aroma lebih lama dibandingkan dengan kulit.
Namun, para ahli menyarankan untuk tidak menggunakan parfum biasa langsung pada rambut, karena kandungan alkoholnya dapat membuat rambut menjadi kering. Sebagai gantinya, pilih hair mist atau hair perfume yang memang diformulasikan khusus untuk rambut.
SEMPROT PARFUM KE PAKAIAN SEBELUM DIPAKAI
Cara berikutnya adalah menyemprotkan parfum ke pakaian sebelum dikenakan. Teknik ini disebut terinspirasi dari tradisi klasik yang sudah dikenal sejak abad ke-16, ketika pakaian dan sarung tangan diberi wewangian terlebih dahulu.
Menurut Rosa Roselló, Education Director dari retailer kecantikan Druni di Spanyol, sebagian besar jenis kain mampu menyimpan aroma parfum lebih lama dibandingkan dengan kulit. Sehingga kamu tidak perlu terus-menerus menyemprotkannya sepanjang hari.
Meski begitu, ia mengingatkan agar berhati-hati saat menggunakan parfum pada bahan seperti sutra, satin, atau pakaian berwarna terang karena berisiko meninggalkan noda.
Sebaiknya lakukan uji coba pada bagian yang tidak terlihat terlebih dahulu dan semprotkan dari jarak tertentu agar kain tidak terlalu basah.
(BACA JUGA: Milky Fragrances Jadi Tren Parfum Terbaru 2026, Apa Penyebabnya?)
PILIH FRAGRANCE OIL ATAU PERFUME BALM
Alternatif terakhir adalah menggunakan fragrance oil atau perfume balm.
Vogue Korea mencontohkan kebiasaan Putri Diana, yang disebut menggunakan essential oil Revive Evening dari Aromatherapy Associates pada leher dan pergelangan tangannya layaknya parfum.
Saat ini, banyak parfum juga tersedia dalam bentuk minyak atau balm yang lebih lembut di kulit dan cenderung bertahan lebih lama.
Jika parfum favoritmu belum tersedia dalam versi tersebut, sebagian orang membuat perfume balm sendiri dengan mencampurkan parfum ke petroleum jelly yang telah dilelehkan.
Meski cara ini berpotensi mengubah karakter aroma parfum sehingga perlu dilakukan dengan hati-hati.
Musim panas memang membuat parfum bekerja sedikit berbeda. Suhu tubuh yang lebih tinggi dapat mempercepat penguapan aroma, sementara paparan sinar matahari membuat sebagian orang memilih menghindari penggunaan parfum langsung pada kulit.
Lima cara di atas menunjukkan bahwa tetap harum tidak selalu berarti harus menyemprotkan parfum ke badan.
Mulai dari menggunakan saputangan, hair mist, hingga body cream beraroma, semuanya bisa menjadi alternatif yang membuat aroma favoritmu tetap menemani sepanjang hari tanpa harus bersentuhan langsung dengan kulit.
(Kirana Putri, foto: magnific.com/magnific)
