Gracie Abrams tidak membantah dan mengakui bahwa latar belakang keluarganya memberinya privilege untuk mengejar karier di dunia musik.
Di tengah perdebatan soal nepo baby yang masih sering muncul di industri hiburan, penyanyi Gracie Abrams memilih meresponsnya dengan cara yang cukup berbeda.
Alih-alih membantah atau menghindari label tersebut, pelantun “That’s So True” itu justru mengakui bahwa ia memang lahir dengan berbagai privilege yang membantunya membangun karier sebagai musisi.
Dalam wawancara di podcast The New York Times Popcast, Gracie mengatakan bahwa menurutnya pembahasan mengenai statusnya sebagai nepo baby memang “appropriate” atau wajar.
Sebagai putri dari sutradara J. J. Abrams dan produser Katie McGrath, ia menyadari keluarganya memberinya sesuatu yang tidak dimiliki semua orang. Yakni sebuah safety net.
Menurutnya, kondisi itu membuatnya memiliki ruang untuk bereksperimen, berkonsentrasi pada musik dan menghabiskan waktu mengembangkan kemampuannya tanpa harus dibayangi rasa takut terhadap kondisi finansial.
(BACA JUGA: Gracie Abrams Sempat Takut Paul Mescal Ganggu Kreativitasnya)
“Aku punya safety net. Itu memberiku kesempatan untuk bereksperimen, fokus dan memiliki waktu untuk melakukan hal yang benar-benar aku cintai. Aku tidak tumbuh dengan rasa takut soal keuangan dan menurutku itu adalah hal yang besar,” ujar Gracie dalam wawancara tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya memahami mengapa publik sering membahas statusnya sebagai anak dari keluarga Hollywood.
Pernyataan itu cukup menarik karena berbeda dengan respons sejumlah figur publik lain yang pernah menolak label nepo baby.
Gracie tidak mengatakan bahwa latar belakang keluarganya menentukan seluruh kesuksesannya, tetapi ia juga tidak menampik bahwa privilege tersebut memberinya kesempatan yang lebih besar untuk mengejar karier di bidang kreatif.
Baginya, mengakui keuntungan yang dimiliki bukan berarti mengurangi kerja keras yang telah ia lakukan selama bertahun-tahun.
(BACA JUGA: Taylor Swift Pecahkan Rekor Lewat Lagu Baru untuk ‘Toy Story 5’)
Meski begitu, Gracie mengakui bahwa terus-menerus menjadi sasaran komentar negatif di internet tetap terasa berat.
Ia mengatakan dirinya berusaha memahami dari mana kritik itu berasal, tetapi pada saat yang sama juga bersyukur memiliki keluarga, teman dan para penggemar yang selalu mendukungnya.
Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi alasan mengapa ia masih bisa menjaga perspektif di tengah berbagai komentar yang beredar di media sosial.
Saat ini, Gracie Abrams tengah bersiap merilis album studio ketiganya, ‘Daughter From Hell’, yang dijadwalkan meluncur pada 17 Juli 2026.
Album tersebut disebut menjadi karya paling personal yang pernah ia buat, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan kariernya yang dalam beberapa tahun terakhir semakin dikenal lewat lagu-lagu seperti “I Love You, I’m Sorry”, “Close to You” dan kolaborasinya bersama Taylor Swift di lagu “Us”.
(Annisa Larasati, foto: rollingstone.com)
