Capri pants hingga summer suiting, musim panas tahun ini menghadirkan perpaduan menarik antara nostalgia dan sentuhan glamour yang effortless.
Setelah beberapa musim didominasi oleh estetika quiet luxury yang cenderung minimalis dan serba netral, Musim Panas 2026 menghadirkan sesuatu yang sedikit berbeda.
Dunia fashion masih mempertahankan esensi kemewahan yang subtle, tetapi kali ini dibalut dengan lebih banyak warna, tekstur dan elemen yang terasa menyenangkan.
Jika ada satu benang merah yang menghubungkan berbagai tren luxury musim ini, mungkin itu adalah keberanian untuk tampil lebih ekspresif tanpa kehilangan kesan elegan.
Mulai dari runway hingga street style, sejumlah tren mulai terlihat mendominasi koleksi para fashion insider. Berikut tujuh tren luxury fashion yang diprediksi akan banyak terlihat sepanjang Musim Panas 2026.
CAPRI PANTS KEMBALI JADI SOROTAN

(Foto: inthingstyle.com)
Jika beberapa tahun lalu capri pants masih dianggap sebagai tren kontroversial dari era 2000-an, kini siluet tersebut resmi mendapatkan status fashion approval.
Musim panas ini, capri pants hadir dalam berbagai interpretasi baru yang terasa lebih modern dan sophisticated dibandingkan dengan versi yang populer dua dekade lalu.
Alih-alih dipadukan dengan tank top dan sandal kasual seperti era Y2K, fashion people kini mengenakannya bersama oversized blazer, kitten heels, hingga structured shirt yang memberikan kesan lebih polished.
Kehadiran capri pants juga mencerminkan kebangkitan kembali berbagai referensi fashion awal 2000-an yang terus mendominasi beberapa musim terakhir.
SUMMER SUITING YANG LEBIH SANTAI

(Foto: vogue.co.uk)
Tailoring tetap menjadi bagian penting dari fashion luxury, tetapi musim ini tampil dengan pendekatan yang lebih ringan. Summer suiting hadir melalui blazer longgar, kemeja oversized, serta potongan yang terasa lebih relaxed dibanding setelan formal tradisional.
Who What Wear bahkan menyebut tren ini sebagai summer tuxedo, sebuah cara berpakaian yang menggabungkan elemen tailoring klasik dengan styling yang lebih santai dan modern. Hasilnya adalah tampilan yang tetap rapi tanpa terlihat terlalu formal untuk cuaca panas.
(BACA JUGA: Travel Cardigan Jadi Fashion Item Favorit Baru untuk Liburan dan Airport Style)
BLEACHED DENIM YANG TERLIHAT SUN-KISSED

(Foto: us.drakes.com)
Denim tidak pernah benar-benar keluar dari tren, tetapi musim panas tahun ini menghadirkan versi yang terasa lebih ringan. Bleached denim atau denim dengan efek pudar akibat matahari menjadi salah satu item yang banyak terlihat di runway maupun street style.
Karakter warnanya yang lebih terang memberikan kesan laid-back sekaligus cocok dengan suasana musim panas.
Dibandingkan denim gelap yang terasa lebih formal, bleached denim menawarkan nuansa santai yang tetap terlihat mahal ketika dipadukan dengan aksesori dan potongan yang tepat.
JEWEL TONES MENGGANTIKAN DOMINASI WARNA NETRAL

(Foto: vogue.co.uk)
Meski warna netral masih memiliki tempat dalam wardrobe luxury, Musim Panas 2026 menghadirkan banyak warna yang lebih berani.
Emerald green, sapphire blue, ruby red, hingga amethyst purple mulai muncul sebagai alternatif yang lebih segar dibanding beige, cream, atau abu-abu yang mendominasi beberapa tahun terakhir.
Menariknya, warna-warna tersebut tidak digunakan dengan pendekatan maksimalis. Sebaliknya, banyak brand luxury memilih menghadirkannya melalui siluet sederhana sehingga warna menjadi pusat perhatian utama.
CHECK PATTERN JADI PRINT FAVORIT BARU

(Foto: vogue.sg)
Polkadot mungkin sedang mengalami kebangkitan, tetapi untuk kalangan luxury fashion, check pattern menjadi salah satu print yang paling banyak dibicarakan musim ini.
Motif kotak-kotak muncul dalam berbagai ukuran dan warna, mulai dari interpretasi klasik hingga versi yang lebih playful.
Kehadirannya memberikan sentuhan visual yang menarik tanpa terasa terlalu ramai, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin bereksperimen dengan motif tanpa meninggalkan kesan elegan.
(BACA JUGA: Babydoll Dress Kembali Tren, Ini Alasan Siluet Feminin Ini Digemari Lagi)
LITERARY CHIC SEMAKIN POPULER

(Foto: idiva.com)
Jika beberapa tahun lalu dunia fashion terobsesi dengan quiet luxury, kini banyak orang mulai tertarik pada estetika yang dikenal sebagai literary chic.
Tren ini menggabungkan elemen intelektual dengan gaya berpakaian yang tetap fashionable. Bayangkan kemeja oversized, rok midi, cardigan, loafers, hingga tas yang seolah selalu siap membawa buku ke mana pun.
Popularitas tren ini tidak lepas dari meningkatnya minat terhadap dunia literatur dalam budaya populer. Hasilnya adalah estetika yang terasa cerdas, romantis dan sedikit nostalgik tanpa terlihat berlebihan.
LA BEACH BABE YANG LEBIH MEWAH

(Foto: shopltk.com)
Musim panas tentu tidak lengkap tanpa tren yang terinspirasi oleh suasana pantai. Namun, berbeda dari estetika coastal grandmother atau beachwear tradisional, Summer 2026 menghadirkan versi yang lebih elevated melalui tren yang dijuluki La Beach Babe.
Ciri khasnya meliputi aksesori bertema laut seperti anting berbentuk kerang, tas anyaman, mesh shoes, serta berbagai elemen yang terinspirasi kehidupan pesisir.
Alih-alih terlihat seperti pakaian liburan biasa, tren ini menghadirkan interpretasi pantai yang lebih fashion-forward dan siap dibawa ke kota.
Melihat berbagai tren yang muncul, Summer 2026 terasa seperti momen ketika dunia fashion mulai meninggalkan batasan antara minimalisme dan maksimalisme.
Masih ada unsur kemewahan yang tenang dan timeless, tetapi kini disertai keberanian untuk bermain dengan warna, tekstur dan referensi budaya yang lebih beragam.
Dan mungkin itulah yang membuat musim ini terasa begitu menarik. Di mana fashion kembali menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dieksplorasi.
(Kirana Putri, foto: whowhatwear.com)
