Lymphatic Drainage, Ritual Wellness yang Viral di Media Sosial

Teknik pijat lembut ini diklaim bisa membantu mengurangi bengkak, hingga membuat wajah tampak lebih segar.

Kalau kamu aktif di TikTok atau Instagram, kemungkinan besar pernah melihat seseorang menggesekkan gua sha di wajah, melakukan pijatan ringan di area leher, atau menyikat tubuh dengan gerakan tertentu sambil menyebut istilah lymphatic drainage.

Teknik ini menjadi salah satu tren wellness yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena diklaim mampu mengurangi wajah bengkak (puffy face), membuat kontur wajah terlihat lebih tegas, hingga membantu tubuh terasa lebih ringan.

Namun, sebenarnya apa itu lymphatic drainage dan apakah manfaatnya benar-benar didukung oleh sains?

APA ITU LYMPHATIC DRAINAGE?

Lymphatic drainage adalah teknik pijat lembut yang bertujuan untuk merangsang sistem limfatik atau sistem getah bening. Sistem ini berperan membantu tubuh mengangkut cairan, sel imun dan limbah metabolisme untuk kemudian dibuang melalui proses alami tubuh.

Menurut terapis limfatik Flavia Lanini yang diwawancarai Byrdie, teknik ini dilakukan dengan gerakan ringan dan ritmis untuk membantu mengarahkan cairan limfa menuju kelenjar getah bening yang banyak berada di area leher, ketiak, dan selangkangan.

Ketika aliran limfa berjalan lebih lancar, penumpukan cairan yang menyebabkan bengkak atau rasa berat pada tubuh dapat berkurang.

MENGAPA TEKNIK PIJAT INI POPULER?

Popularitas lymphatic drainage sebagian besar datang dari hasil yang terlihat relatif cepat, terutama pada wajah.

Menurut sejumlah praktisi estetika, teknik ini dapat membantu mengurangi retensi cairan sementara yang membuat wajah tampak bengkak, terutama setelah kurang tidur, mengonsumsi makanan tinggi garam, atau bepergian dalam waktu lama.

Saat cairan berlebih berkurang, area rahang, pipi dan bawah mata sering kali terlihat lebih tegas dan segar.

Tidak heran jika teknik ini menjadi favorit banyak selebritas dan beauty enthusiast menjelang pemotretan, acara besar, atau penampilan di karpet merah.

(BACA JUGA: Bukan Cuma Jalan Kaki, Ini Jenis Olahraga Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Tulang)

MANFAAT LYMPHATIC DRAINAGE

Menurut Byrdie, manfaat lymphatic drainage yang paling sering dilaporkan meliputi berkurangnya pembengkakan, peningkatan sirkulasi, serta sensasi tubuh yang terasa lebih ringan setelah sesi pijat. Banyak orang juga mengaku merasa lebih rileks dan berenergi setelah melakukannya.

Selain itu, teknik ini telah lama digunakan dalam dunia medis untuk membantu menangani kondisi tertentu, seperti lymphedema atau pembengkakan akibat gangguan sistem limfatik dan pascaoperasi.

Dalam konteks medis, prosedur ini dikenal sebagai manual lymphatic drainage dan hanya bisa dilakukan oleh tenaga profesional yang terlatih.

APAKAH BISA MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN?

Ini adalah salah satu kesalahpahaman yang paling sering muncul.

Banyak video di media sosial menampilkan perubahan bentuk tubuh yang terlihat lebih ramping setelah lymphatic drainage. Namun para ahli menegaskan bahwa teknik ini tidak membakar lemak dan tidak menyebabkan penurunan berat badan secara langsung.

Menurut laporan The Guardian, perubahan yang terlihat biasanya berasal dari berkurangnya retensi cairan atau penumpukan air dalam tubuh, bukan karena hilangnya lemak. Dengan kata lain, efek yang muncul lebih berkaitan dengan pengurangan bengkak daripada penurunan berat badan.

BISA DILAKUKAN DI RUMAH

Selain melalui sesi profesional, lymphatic drainage juga sebetulnya dapat dilakukan sendiri di rumah. Namun, hanya dalam tahap tertentu. 

Beberapa metode yang populer meliputi pijatan wajah menggunakan tangan, gua sha, facial roller, hingga dry brushing pada tubuh. Teknik dasarnya adalah menggunakan tekanan yang sangat ringan sambil mengikuti arah aliran sistem limfatik.

Berbeda dengan pijat tradisional, lymphatic drainage tidak membutuhkan tekanan kuat karena pembuluh limfa berada tepat di bawah permukaan kulit.

Menurut Byrdie, banyak orang menyukai versi rumahan karena lebih terjangkau sekaligus memberikan efek relaksasi yang membuat ritual perawatan diri terasa lebih menyenangkan.

(BACA JUGA: Cara Menurunkan Berat Badan dengan Gaya Hidup)

APAKAH ADA RISIKONYA?

Secara umum, lymphatic drainage dianggap aman bagi kebanyakan orang. Namun para ahli mengingatkan bahwa individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti infeksi aktif, gagal jantung sedang hingga berat, atau riwayat penggumpalan darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mencobanya.

Para praktisi juga menyarankan untuk menjaga hidrasi setelah sesi lymphatic drainage karena sistem limfatik sangat bergantung pada cairan tubuh untuk bekerja secara optimal.

KESIMPULAN

Meski penelitian ilmiah yang mendukung manfaat estetika lymphatic drainage masih terbatas dibanding penggunaannya dalam dunia medis, banyak orang menganggap teknik ini sebagai bagian dari ritual wellness yang membantu mereka merasa lebih nyaman dan segar.

Jika dilakukan dengan benar, lymphatic drainage mungkin bukan solusi ajaib untuk semua masalah tubuh atau kulit.

Namun sebagai bentuk pijatan ringan yang membantu mengurangi retensi cairan sementara dan memberikan momen relaksasi, tidak mengherankan jika teknik ini terus menjadi salah satu tren wellness paling populer saat ini.

(Kirana Putri, foto: magnific.com/Drazen Zigic)

Share