Masyarakat kelas atas di Los Angeles dan New York menikmati mahjong sebagai aktivitas yang dianggap personal dan meaningful daripada hangout.
Jika beberapa tahun terakhir pickleball menjadi aktivitas favorit baru di kalangan kelas atas, kini ada tren lain yang mulai mengambil alih perhatian Hollywood. Mahjong.
Permainan tradisional asal Tiongkok ini mendadak kembali populer di berbagai kalangan masyarakat kelas atas. Mulai dari aktris, penulis, fashion insider, hingga komunitas kreatif yang menjadikannya sebagai bentuk social gathering terbaru.
Popularitas mahjong sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Permainan ini telah dimainkan selama lebih dari satu abad dan memiliki sejarah panjang di berbagai komunitas Asia serta diaspora Tionghoa di Amerika Serikat.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, mahjong mengalami semacam rebranding. Dari yang sebelumnya identik dengan permainan keluarga lintas generasi, kini mahjong hadir sebagai aktivitas yang terasa lebih stylish, modern dan bahkan aspirasional.
Menurut laporan The Hollywood Reporter, banyak orang tertarik pada mahjong karena menawarkan sesuatu yang mulai jarang ditemukan dalam kehidupan sosial saat ini. Yakni interaksi tatap muka yang benar-benar hadir tanpa distraksi.
Berbeda dengan pesta, networking event, atau bahkan media sosial, permainan ini mengharuskan pemain untuk fokus, membaca situasi dan berinteraksi langsung dengan orang-orang di meja yang sama.
“It’s social strategy disguised as a game” adalah salah satu cara mahjong digambarkan dalam laporan tersebut. Permainan ini dianggap mampu menciptakan koneksi sosial yang lebih natural karena percakapan terjadi secara organik selama permainan berlangsung.
(BACA JUGA: Jadi Tren Traveling, Kenapa Banyak Orang Mulai Mencoba Camping?)
Faktor lain yang membuat mahjong kembali diminati adalah munculnya berbagai komunitas dan klub bermain yang menghadirkan pengalaman lebih modern.
Di Los Angeles, misalnya, sejumlah kelompok mulai menggelar malam mahjong dengan konsep yang jauh dari kesan tradisional. Permainan dipadukan dengan wine night, dinner party, hingga gathering komunitas kreatif yang membuatnya terasa lebih relevan bagi generasi muda.
Estetikanya juga memainkan peran besar. Dalam era ketika hampir semua hal berpotensi menjadi konten media sosial, set mahjong yang berwarna pastel, meja custom, hingga ubin permainan dengan desain artistik menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak brand bahkan mulai menghadirkan versi mahjong yang lebih fashionable dan collectible, membuat permainan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga bagian dari lifestyle.
Menariknya, tren ini muncul bersamaan dengan meningkatnya minat terhadap berbagai aktivitas analog.
Setelah bertahun-tahun hidup dalam ekosistem digital yang serba cepat, banyak orang mulai mencari aktivitas yang terasa lebih lambat, lebih personal dan tidak selalu berhubungan dengan layar.
Dalam konteks tersebut, mahjong menawarkan kombinasi yang cukup unik. Karena ada permainan strategi yang menantang tetapi tetap memiliki elemen sosial yang kuat.
Beberapa pengamat budaya bahkan melihat fenomena ini sebagai bagian dari pergeseran gaya hidup yang lebih luas.
Jika sebelumnya aktivitas sosial sering berpusat pada hiburan pasif seperti scrolling media sosial atau sekadar nongkrong tanpa aktivitas tertentu, kini banyak orang mencari pengalaman yang lebih intentional.
Mahjong dianggap memenuhi kebutuhan tersebut karena menciptakan alasan untuk berkumpul sekaligus memberikan aktivitas yang dapat dinikmati bersama.
(BACA JUGA: Mengenal Hygge, Cara Hidup Orang Skandinavia yang Tidak Butuh Validasi)
Selain itu, popularitas mahjong juga memperlihatkan bagaimana budaya dan tradisi lama dapat menemukan audiens baru ketika diperkenalkan kembali dalam konteks yang berbeda.
Bagi sebagian pemain muda, mahjong menjadi cara untuk terhubung dengan warisan budaya keluarga mereka.
Sementara bagi yang baru mengenalnya, permainan ini menawarkan pengalaman sosial yang terasa segar dibandingkan dengan berbagai tren yang datang silih berganti setiap tahun.
Di tengah dunia yang semakin cepat dan terdigitalisasi, mungkin itulah alasan utama mengapa mahjong kembali diminati.
Bukan semata-mata karena permainannya, tetapi karena pengalaman yang menyertainya. Duduk bersama, mengobrol, tertawa, dan benar-benar hadir di satu meja yang sama.
Dan jika melihat bagaimana Hollywood mulai jatuh hati pada permainan ini, mahjong tampaknya berpotensi menjadi salah satu lifestyle trend terbesar tahun ini.
(Rendy Aditya, foto: hackingchinese.co)
